"Cukuplah Allah tempat berserah diri bagi kami, sebaik-baik pelindung kami, dan sebaik-baik penolong kami."
RSS

Kamis, 22 Maret 2012

Resensi Novel "Fly Him To The Moon"


Kehadiranmu Menjadikan Cinta



Judul           : Fly Him To The Moon
Penulis        : Mariskova
Penerbit       : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal          : 352 halaman
Tahun terbit: Agustus 2010
ISBN           : 978-979-22-6005-2
Harga          : Rp45.000,00



Novel ini dibuka dengan tingkah laku yang mengejutkan dari mantan pacar Jelita yang mencoba melakukan aksi bunuh diri di dekat rumah Jelita. Namun, akhirnya berhasil digagalkan oleh ketua RT setempat yang merupakan pensiunan jenderal bintang dua. Jelita adalah perempuan yang cantik dan pintar. Dia bekerja sebagai seorang wartawan di NewsTV. Tak heran banyak laki-laki yang mengincarnya. Sedangkan Anjani yang merupakan sahabat Jelita sejak kecil sekaligus tetangganya hanya bisa terheran melihat tingkah mantan-mantan Jelita yang nekad. Kali ini adalah Donny.
Segala upaya telah Donny lakukan agar dia bisa baikkan dengan Jelita namun semuanya gagal. Terakhir, dia sempat minta tolong kepada Anjani. Sebelum akhirnya dia memutuskan untuk melancarkan misinya yaitu bunuh diri di kantor Jelita. Hal itu sontak menjadi berita heboh, karena Jelita memang merupakan orang yang sangat tenar. Jelita terancam dipecat, sedangkan Donny masuk rumah sakit. Anjani yang kaget mendengar berita itu, menemui Jelita, menceritakan hal sebelum Donny melakukan aksi nekadnya. Tak diduga dan tak disangka, Jelita menyemprot Anjani. Sejak saat itu persahabatan mereka merenggang.
Rasa bersalah menghantui Anjani.  Dia putuskan untuk menemui Donny di rumah sakit dengan misi untuk mendamaikan Donny dan Jelita. Dia sering bolak-balik ke rumah sakit menemui Donny untuk misinya itu. Sampai akhirnya, seisi rumah Anjani mungkin seluruh dunia kaget beredarnya foto-foto Anjani dan Donny yang terlihat “mesra” di taman rumah sakit. Hal itu membuat semua orang marah, tidak terkecuali Papa Anjani dan Jelita.
Malamnya, Donny datang ke rumah Anjani, menjelaskan semua hal yang terjadi, Papa Anjani terlihat marah. Dan sampai pada ujung pembicaraan, Donny mengungkapkan perasannya kepada Anjani di depan keluarga Anjani. Semua kaget. Anjani bimbang.
Setelah beberapa hari dalam kebimbangan, akhirnya Anjani dan Donny manjalin hubungan. Sementara itu, Jelita menjalin hubungan dengan Pak Bagoes seorang pejabat pemerintah, yang sudah beristri dan beranak dua.
Di akhir novel ini, Anjani sempat salah paham dengan Donny, dan meminta Donny kembali kepada Jelita. Namun setelah penjelasan-penjelasan keluar, akhirnya Anjani memaafkan Donny dan mereka baikkan.
Mariskova memaparkan berbagai karakter tokoh di novel ini dengan mendetail, sehingga pembaca tidak bingung ketika membaca novel ini. Dengan membaca novel ini, bisa membuat kita semakin memaknai hidup, dimana hidup itu penuh dengan perjuangan dan pengorbanan. Dan pada akhirnya nanti kita akan menuai hal yang sangat indah. Seperti halnya yang dilakukan oleh tokoh Anjani yang berjuang untuk menyatukan sahabatnya dengan Donny, mantan kekasihnya yang pada saat itu status Donny adalah sebagai kekasih Anjani. Dia berkorban untuk kedua orang yang dia sayang, walaupun itu berarti dia harus mengorbankan perasaannya.
Ketika membaca novel ini, kita tidak akan disibukkan dengan mencari-cari arti dari istilah baru yang sulit untuk dipahami, di sini, Mariskova menggunakan bahasa yang sangat familiar  sehingga mudah untuk memahaminya. Mariskova meramu secara apik konflik yang terjadi di novel ini. Konflik yang begitu lekat dengan kehidupan nyata, dari masalah persahabatan, percintaan, dan pekerjaan. Semuanya seperti tersaji secara real, sehingga pembaca dapat dengan mudah memasuki alur cerita. Namun sayangnya, latar yang dihadirkan dalam novel ini kurang begitu menarik, karena Mariskova menghidupkan tokoh yang sudah berusia 27 tahun, jadi terkesan tokohnya itu sudah tua. Menurut saya, novel-novel yang seperti itu, kurang diminati oleh kaum remaja. Padahal kita tahu sendiri bahwa pembaca novel itu, biasanya anak-anak remaja, terutama anak SMA dan perkuliahan. Seharusnya, latarnya itu diambil dari kehidupan anak perkuliahan, sehingga tokoh tidak terkesan tua.
Novel ini bisa dibaca oleh berbagai kalangan dari remaja sampai dewasa, karena masih memperhatikan norma-norma yang ada. Sehingga, tidak akan mempengaruhi pembaca untuk melakukan penyimpangan, karena memang, inti dari novel ini adalah sebuah pengorbanan dan perjuangan menjadi seorang sahabat sejati. Jadi, dengan membaca novel ini, kita bisa mengerti bahwa hidup itu perlu adanya sebuah pengorbanan dan perjuangan yang nantinya bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebik baik lagi.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Macapat Sandiasma

-->
PANGKUR
Andhap asoring manungsa
GInayuhan bakal dados luhuring budi
NIatipun wonten kalbu
Asring rumengkut warga
ASmanipun ingkang sae dipunrengkuh
HAngayomi sak kawula
RIkalaning teka pesti


GAMBUH
Anak kang pinter iku
GIat mesti anggone sinau
Niat becik tinandur sajroning ati
Ibadah sregep lan patuh
Akhirat lan donya dados

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS