Intisari Buku Berani
Gagal = Berani Sukses
I. Identitas buku
Judul :
Berani Gagal = Berani Sukses
Penulis :
Nistains Odop
Penerbit :
Media Pressindo
Cetakan :
Pertama
Tahun terbit :
2012
Halaman :
200 halaman
Harga :
Rp30.000,00
ISBN :
978-979-911-134-0
II.
Organisasi buku
Buku ini
tergolong buku non-fiksi dengan seri motivasi. Buku ini terdiri dari lima bab
dan di setiap bab terdiri dari beberapa subbab.
Bab pertama yang berjudul “Dalam Hal Apa Anda Pernah Gagal ?” terdiri dari enam subbab, yaitu ‘Paket Kegagalan’,
‘Jangan Terpengaruh Orang Lain dan Lingkungan’, ‘Kegagalan Amat Baik untuk Semua orang’, ‘Semangat Kegagalan Bila Memotivasi Anda’, ‘Peluk Erat Semangat Kegagalan Anda’, dan ‘Anda Adalah Tuan Atas Nasib Anda Sendiri’.
Bab kedua dengan judul “Power Fail” terdiri dari empat subbab, yaitu ‘Colombus’, ‘Apa yang Paling Berisiko’, ‘Mengelola Risiko’, dan ‘Mengenyahkan Rasa Takut’.
Bab ketiga yang berjudul “Apa Aset
yang Paling Berharga” terdiri dari
tujuh subbab, yaitu ‘Aset dalam Diri Anda Yakni Talenta’, ‘Aset itu Ada Dipikirkan Anda’, ‘Aset yang Terbuang Waktu’, ‘Jangan hanya Bermain Aman’, Siapa yang Merasa Tidak Pernah Gagal?’, ‘Apakah Anda Berani Mengambil Risiko’, dan ‘Cobalah
untuk Menjadi Pribadi Tangguh’.
Bab keempat dengan judul “Bagaimana
Caranya Berani Mencoba” terdiri dari
lima belas subbab, yaitu ‘Berani Mencoba Berani Gagal’, ‘Motivasi Bangkit dari Kegagalan’, ‘Kegagalan Bukan Alasan untuk Melupakan Tujuan’,
‘Mengapa Anda Gagal?’, ‘Berani Mengalami Kegagalan’, ‘Saat Gagal mungkin Belum Tiba Giliran Anda’, ‘Apakah Kita Orang orang Gagal?’, ‘Sukses Belum Tentu Guru yang Baik’, ‘Sudut Pandang tentang Kegagalan’, ‘Apa yang Harus Dimiliki untuk Berhasil’, ‘Berani
Ditolak’, ‘Kenapa Aku Gagal Tapi Dia
Berhasil?’, ‘Sukses dan Gagal itu
pilihan’, ‘Belajar dari Kegagalan Masa
Lalu untuk Berhasil’, dan ‘Mitos mitos
dan Kepercayaan’.
Serta bab kelima yang berjudul “Change or Die…… Berubah Atau Mati” terdiri dari lima subbab, yaitu ‘Saatnya
Melakukan Perubahan’, ‘Kita Membutuhkan
Satu Kegagalan Besar’, ‘kebutuhan
Manusia Selalu Bertambah’, ‘Motivasi
Diri’, dan ‘Bertindaklah Jangan Takut
Gagal’.
I.
Ringkasan buku
Kegagalan
terjadi ketika seseorang menjadi penakut, tidak sekreatif sebelumnya, dan
cenderung menunggu perintah. Gagal dan sukses merupakan produk pikiran, pikiran
dihasilkan salah satunya dari pengaruh lingkungan. Sebenarnya kegagalan itu
sangat baik karena memberi pelajaran yang berharga. Saat kita gagal kita telah
mengijinkan untuk belajar dari kegagalan itu. Semangat kegagalan dapat
menyemangati diri kita karena tidak ada kegagalan yang dapat membunuh karir
kita kecuali kita mundur ditengah jalan. Semangat kegagalan perlu kita pegang
erat karena kegagalan bukan merupakan suatu masalah besar, kegagalan mampu
memberi semangat untuk bangkit sekali lagi. Kita adalah tuan atas nasib kita
sendiri ketika kita berani menentukan standar hidup yang kita harapkan dukungan
positif akan muncul dari berbagai sisi.
Untuk mencapai
sesuatu kita harus menanggung risiko. Seorang pemenang akan menanggung risiko
paling banyak daripada seorang penyundang. Tidak ada pekerjaan tanpa risiko.
Risiko yang muncul harus kita manajemen dengan arif dan bijak sehingga kita
bisa bertahan dan sukses. Selain itu perlu mengeyahkan rasa takut karena rasa
takut membatasi kreativitas manusia dan menyebabkan mereka tidak berani berbuat
banyak.
Aset paling
berharga demi meraih kesuksesan hidup adalah diri kita. Selama masih hidup,
kita selalu punya peluang untuk menciptakan hidup lebih baik. Aset itu ada di
pikiran kita. Sehingga gagal dan sukses
itu terkontrol oleh diri kita. Satu hal juga yang kadang kita sia-siakan adalah
waktu. Perlu kita sdari pentingnya waktu karena waktu tidak akan pernah
kembali. Jangan hanya bermain aman karena ketikia rasa aman itu menjadi suatu
kebutuhan manusia cenderung tidak mau beranjak dan tetap berada di tempat.
Kegagalan dan sukses merupakan proses yang nyata. Kedua hal tersebut
masing-masing memberikan warna dalam hidup. Berani mengambil risiko merupakan
saat orang mulai berfikir ulang tentang kemampuan kita saat paling baik untuk
memulai tindakan positif. Menjadi pribadi yang tangguh akan berani berjuang di
garis depan dengan segala pengorbanan dan
daya upaya.
Walaupun dengan segala pengorbanan, tetapi kegagalan itu masih dapat
datang kepada seseorang. Beberapa faktor penyebab kegagalan berasal dari dalam
diri sendiri. Sikap dan perilaku berperan penting dalam menentukan tingkat
kegagalan seseorang. Oleh karena itu kegagalan bukanlah alasan untuk kita
melupakan tujuan awal kita meraih sukses. Dengan demikian kita harus berani
mencoba dan mencoba terus karena pada akhirnya sikap berani mencoba ini akan
membuat diri seseorang tidak mudah terpuruk dengan kegagalannya.
Sebenarnya kesuksesan itu sendiri bukanlah guru yang baik karena kita belum
tentu belajar dari dirinya. Banyak orang terlalu mengagungkan kesuksesan,
tetapi lihat ketika seseorang mendapatkan diri kita gagal, kita menemukan diri
kita yang sebenarnya. Oleh karena itu jangan takut gagal. Gagal tersebut merupakan
bagian dari proses menjadi sukses. Karena tidak ada proses sukses yang instan.
Dan jika seseorang tidak pernah gagal, maka seseorang tersebut tidak akan
pernah suskes. Kegagalan sebaiknya kita ambil nilai positif, yaitu sebagai
sebuah pelajaran berharga, ilmu kehidupan yang nyata, dan guru yang paling
baik.
Kesuksesan dan kegagalan akan menghampiri manusia selama dia berkarya.
Untuk meraih kesuksesan, kita memerlukan kemauan untuk bertidak. Banyak sumber
daya yang bisa digunakan. Contohnya adalah pengetahuan, entah sifatnya formal
maupun yang diperoleh berdasarkan
pengalaman. Sedangkan kegagalan bukan merupakan suatu hal yang patut ditangisi,
karena hal tersebut tidak akan mengubah kegagalan yang telah menimpa kita.
Namun kita harus berbesar hati karena kita telah memiliki pengalaman yang
mungkin tidak dimiliki oleh orang lain. Bangkit kembali dari kegagalan memang
bukan hal yang mudah, namun juga bukan merupakan hal yang mutahil.
Pondasi utama sukses dan gagal adalah kesadaran bahwa hidup merupakan
mukzizat Ilahi. Ada kesadaran murni
yang mesti seseorang munculkan dalam diri, jika mengetahui bahwa anda sangat
bernilai kenapa harus ragu untuk bergerak maju. Jadi semua manusia haruslah mau
menginvestasikan dalam pikiran dan tindakan untuk belajar bagaimana berbuat dan
tidak takut gagal. Karena kita semua harus percaya bahwa kesuksesan bukan
sekedar memiliki segalanya, oleh karena itu seseorang harus menemukan
kebahagiannya tersendiri dan yang paling penting jangan takut gagal untuk
mencari dan memilikinya.
Zaman ini menawarkan kepada kita banyak hal, tetapi hanya berubah atau
mati yang merupakan bentuk aplikasi baru dari hukum zaman sekarang. Ketika
seseorang tidak mau berubah, mereka akan ditelan oleh perubahan karena
perubahan itu sangat terasa dan begitu cepat. Untuk menyikapi hal itu, kita
harus ikut dan berkembang dalam sebuah perubahan dunia global.
Perubahan zaman menuntut manusia bergerak serba cepat. Tuntunan zaman
juga membuat seseorang merasa ditinggalkan jika terus berfikir konservatif. Dalam
hal ini, ketika sebuah perubahan begitu cepat manusia bergerak berlomba-lomba
memanfaatkan peluang perubahan itu. Era dimana manusia mengetahui bahwa zaman
semakin canggih membuat semuanya serba mudah, cepat, dan efisien.















0 komentar:
Posting Komentar