"Cukuplah Allah tempat berserah diri bagi kami, sebaik-baik pelindung kami, dan sebaik-baik penolong kami."
RSS

Minggu, 22 Desember 2013

Pidato "Tanpa Bullying Kita Bisa Lebih Sukses"


Assalamu’ alaikum wr. wb.,
Yang terhormat Bapak Nunung Kurniawan, S. Pd. selaku pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia serta penilai ujian praktek Bahasa Indonesia.  Dan teman-teman kelas XII Akselerasi 1 yang saya sayangi.
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat-Nya, kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat wal ’afiat. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Nunung Kurniawan, S. Pd. dan teman-teman, karena telah meluangkan waktu untuk mendengarkan pidato dari saya. Pada kesempatan kali ini, saya Aginia Ashari akan berpidato dengan topik Tanpa Bullying Kita Bisa Lebih Sukses.





Hadirin sekalian,
Bullying adalah suatu bentuk intimidasi fisik dan psikologis yang terjadi secara terus-menerus membentuk pola kekerasan yang dilakukan oleh seseorang dengan tujuan mendemostrasikan kekuatannya kepada orang lain. Bullying bisa berupa perilaku mengejek, mengancam, mencela, memukul, merampas, bahkan didikan keras.
Bullying berkembang dari berbagai faktor lingkungan yang kompleks. Tidak ada faktor tunggal menjadi penyebab munculnya bullying. Faktor yang kompleks tersebut terdiri dari faktor keluarga, faktor sekolah, dan faktor teman sebaya.
Dampak dari perilaku bullying sangatlah mengkhawatirkan baik bagi pelaku bullying maupun korban bullying. Sebuah penelitan memberikan gambaran bagaimana bullying bisa membentuk sebuah kepribadian yang menempatkan seorang anak pada perjalanan dan pengalaman hidup yang kelam.
Hadirin yang berbahagia,
Bullying merupakan permasalahan yang sudah mendunia, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang. Tindak bullying di Indonesia diibaratkan seperti fenomena gunung es yang semakin mengkhawatirkan. Terbukti, Indonesia menduduki peringkat kedua terbesar di dunia dalam kasus bullying. Angka yang sangat menakjubakan.
Hadirin yang berbahagia,
Ada suatu kenyataan yang mana bullying dianggap efektif dalam mendidik anak. Banyak orang sukses yang berpendapat bahwa kesuksesan yang mereka dapatkan merupakan hasil didikan keras dari orang tua atau guru mereka, padahal, mungkin, ketika mereka tidak mendapatkan didikan keras dari orang tua atau guru mereka atau dengan kata lain, mereka dididik dengan penuh kasih sayang, mereka akan jauh lebih sukses dari sekarang.
Kekerasan bukan merupakan bagian dari perkembangan psikologis anak, oleh sebab itu banyak elemen harus ikut terlibat, baik orang tua, pihak sekolah, bahkan pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perilaku bullying. Mari, kita bersatu, stop perilaku bullying! Tanpa bullying kita bisa lebih sukses!
Hadirin sekalian,
Demikian yang bisa saya sampaikan, apabila ada salah kata dan kekurangan, saya mohon maaf. Sekian dan terima kasih.

Wassalamu’alikum wr.wb., 



Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar